Belasan Tim Dayung Ramaikan Harlah NU

Olah Raga31 Dilihat

Lamongan/sebarwata.com Bengawan Jero yang dalam beberapa pekan terakhir meluap dan merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan, Minggu (8/2/2026) kembali menjadi pusat perhatian.

Kali ini bukan karena banjir, melainkan karena digelarnya perlombaan Dragon Boat di jalur sungai Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun.

Sebanyak 16 tim dayung dari berbagai kecamatan di Lamongan berlomba menempuh lintasan sepanjang 300 meter.

Kegiatan tersebut dikemas sebagai bagian dari peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus upaya mendorong pengembangan sport tourism di kawasan Bengawan Jero.

Ketua Panitia sekaligus Ketua PAC GP Ansor Karangbinangun, Fathur Rohman, menyampaikan antusiasme peserta dan warga cukup tinggi.

Menurutnya, perlombaan ini juga menjadi ajang pemetaan atlet dayung lokal yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan ke depan.

“Selain memeriahkan peringatan harlah NU, lomba ini juga dimaksudkan untuk memetakan potensi atlet dayung lokal,” ujar Fathur. Minggu (8/2/2026)

Di saat yang sama, air Bengawan Jero di sejumlah titik masih meninggalkan jejak banjir bagi warga sekitar. Aktivitas pembersihan, perbaikan rumah, dan pemulihan ekonomi masih berlangsung, beriringan dengan riuhnya perlombaan di atas aliran sungai.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut Bengawan Jero memiliki karakteristik yang mendukung pengembangan wisata olahraga air.

Ia menegaskan rencana menjadikan lomba dayung sebagai agenda tahunan, dengan harapan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Bengawan Jero ini punya potensi besar untuk kegiatan sport tourism, khususnya lomba dayung. Kedepan ini direncanakan sebagai agenda tahunan dengan melibatkan lebih banyak unsur dan UMKM agar bisa menggerakkan ekonomi sekitar,” ujar Bupati Yuhronur saat meninjau lokasi lomba.

Selain aspek ekonomi dan olahraga, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya edukasi kebersihan sungai kepada masyarakat, termasuk penanganan eceng gondok secara berkelanjutan agar Bengawan Jero tetap terjaga.

(knd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *